Kita seringkali terjebak dalam rasa cemas yang luar biasa, seolah-olah masa depan adalah sebuah misteri yang menakutkan, terutama soal siapa yang akan menjadi teman perjalanan hidup kita. Padahal, ketenangan itu sesungguhnya sudah ada di depan mata kita.
Mari kita merenung sejenak pada apa yang disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin Rahimahullah. Beliau mengatakan:
“Setiap orang telah tercatat pasangan hidupnya, telah ditentukan dengan siapa dia akan menikah. Tidaklah tersembunyi bagi Allah ta’ala sesuatupun yang ada di bumi dan yang ada di langit.”
Ini adalah sebuah pesan tentang kepastian. Sebuah pesan bahwa di Lauhul Mahfuz sana, nama itu sudah tertulis. Tidak akan tertukar, tidak akan salah alamat. Allah Ta’ala sudah mengatur setiap detailnya dengan ketelitian yang melampaui imajinasi manusia terkecil sekalipun.
Maka, apa tugas kita sekarang?
Tugas kita bukan lagi membuang energi untuk sekadar mencari, melainkan menyiapkan diri. Fokus pada apa yang bisa kita kendalikan. Apa itu? Kualitas diri kita.
Jadi, tenanglah. Berproseslah dengan penuh martabat. Karena jodohmu bukan soal “siapa dia”, tapi sejauh mana “siapnya kita” menyambut takdir yang sudah Allah tentukan dengan indah.
#wahdahinspirasizakat#SelfReminder#JodohPastiBertemu#MuhasabahDiri#QuotesIslami#DakwahVisual#FiqihJodoh#MemantaskanDiri#TakdirAllah#IstiqomahTanpaBatas
