Seringkali kita merasa lelah dalam pengejaran. Kita menyusun rencana dengan begitu rapi, mengetuk pintu-pintu kesempatan dengan penuh harap, dan menumpahkan segala peluh dalam ikhtiar yang tiada henti. Namun, adakalanya dunia memberikan jawaban yang berbeda dari apa yang kita minta.
Kita hanyalah pemilik doa, sementara Allah adalah sang pemilik Takdir. Kita hanyalah pemilik ikhtiar, sementara Allah adalah sang penentu Hasil.
“Fa inna ma’al ‘usri yusra.”
Kalimat itu bukan sekadar janji, tapi adalah pelukan hangat dari-Nya. Bahwa di setiap tanjakan yang melelahkan, selalu ada jalan menurun yang melegakan. Bahwa kesulitan tidak pernah datang sendirian; ia selalu sepaket dengan kemudahan yang sudah Allah siapkan di ujung jalan.
Biarlah lelahmu menjadi lillah, dan doamu menjadi saksi atas ketaatan yang tak pernah patah.
