Pulang ke Pelukan Terbaik

“Happy ending yang dimau: dan masuklah ke dalam surga-Ku!”

Dunia ini sering kali terasa bising dengan segala tuntutan tentang bagaimana sebuah akhir cerita harus dibilang bahagia. Menemukan pasangan impian, merengkuh kesuksesan materi, atau dilingkupi validasi manusia. Begitu banyak definisi happy ending yang diciptakan oleh standar duniawi, hingga terkadang jiwa ini lupa esensi dari tempat pulang yang sesungguhnya.

Ingatlah, sejauh apa pun kaki melangkah menapaki bumi yang penuh lika-liku ini, puncak kebahagiaan tertinggi bukanlah tentang apa yang berhasil digenggam di dunia. Melainkan tentang sebuah undangan indah saat raga telah menyatu dengan tanah; kalimat lembut dari Sang Pemilik Semesta yang mempersilakan jiwa-jiwa yang tenang untuk melangkah masuk ke dalam surga-Nya.

Mari berhenti memaksakan diri agar terlihat sempurna di mata manusia. Biarlah dunia berlalu dengan segala skenarionya, sementara fokus hati ini tetap tertuju pada satu muara: memantaskan diri agar kelak di akhir perjalanan panjang ini, nama kita dipanggil untuk pulang ke tempat terbaik, tempat di mana tidak ada lagi air mata, kesedihan, ataupun perpisahan.

Sebab, itulah sebenar-benarnya akhir cerita yang paling bahagia.

Home
Donasi
Zakat
Rekening