Menjemput Takdir

Bukan tentang siapa yang paling cepat datang, melainkan tentang siapa yang siap menggenggam jemari ini menuju rida-Nya. Menikah sejatinya bukan sekadar menyatukan dua kepala, tetapi menyelaraskan dua sujud agar bermuara di tempat yang sama

Sebab perjalanan ini teramat panjang, dan jalannya tak selalu bertabur kelopak mawar. Kita butuh seseorang yang bersedia menjadi teduh saat badai dunia menguji, seseorang yang tidak hanya mencintai kelebihan kita, tetapi juga sabar mendekap segala kurang yang mengejawantah dalam diri.

Ketika tangan ini saling bertaut, di situlah komitmen panjang itu dimulai. Sebuah investasi dunia-akhirat, di mana setiap sabar menjadi pahala, dan setiap senyum ikhlas menjelma menjadi berkah. Semoga ia yang terpilih hari ini, adalah ia yang akan menuntun langkah kaki ini melintasi jembatan menuju jannah.

Home
Donasi
Zakat
Rekening