Kadang kita terlalu keras menilai diri, merasa perjalanan ketaatan ini masih jauh dari sempurna dan kerap diwarnai jatuh bangun. Kita cemas akan langkah yang terkadang tersendat atau niat yang belum sepenuhnya jernih.
Namun ingatlah, dalam pandangan Yang Maha Penyayang, yang dinilai bukanlah seberapa cepat atau sempurnanya wujud langkahmu, melainkan kemana arah dan kecenderungan hatimu bermuara.
Selama kompas hatimu tetap mengarah kepada-Nya, setiap pijakan kecil yang engkau upayakan adalah sebuah kebaikan yang bernilai tinggi. Jangan biarkan rasa ketidaksempurnaan melumpuhkan niatmu untuk terus berjalan. Tetaplah melangkah walau perlahan, sebab keberanian untuk kembali dan bertahan di jalan-Nya adalah keindahan jiwa yang sangat dicintai oleh-Nya.
