KALAU ALLAH BENAR-BENAR ADA, KENAPA TIDAK KIRIM SINYAL KE NASA ?

Sains dan metode empiris dirancang untuk mengukur fenomena di alam semesta. Sementara Allah adalah Al-Khaliq (Pencipta), Pencipta alam semesta itu sendiri yang tidak terikat oleh hukum materi. Meminta alat laboratorium membuktikan Allah sama seperti meminta termometer untuk mengukur berat badan—alatnya tidak sesuai dengan objeknya.

Bagi seorang Muslim, iman tidak menggantungkan diri pada sinyal NASA atau hasil laboratorium. Kita beriman karena dalil akal, fitrah, serta wahyu-Nya yang sempurna. Jika ada penemuan sains yang sejalan dengan keagungan Allah, itu adalah bonus bertafakur. Namun jika tidak ada sinyal apa pun, Allah tetaplah Rabb yang Maha Ada.

Home
Donasi
Zakat
Rekening