Layar kaca kita saban hari riuh oleh panggung penghakiman,
tempat jemari begitu cekatan mengetik vonis atas kesalahan orang lain yang sedang telanjang aib di media sosial
Kita begitu bersemangat menguliti cela sesama yang sedang viral,
seolah-olah ruang dada kita sendiri sudah bersih tanpa ada celah dosa
Padahal, sibuk mengurusi dan mengkritik keburukan orang lain di garis waktu
hanyalah cara halus batin kita melarikan diri dari borok diri
yang kian membusuk tanpa pernah diobati
Saat seluruh energimu habis untuk menambal retak di jiwamu sendiri,
engkau tak lagi memiliki sisa waktu maupun hasrat untuk ikut meramaikan
sorak-sorai menguliti cacat sesamamu
#wahdahinspirasizakat #StopSpillAib #MuhasabahDiri #SastraRuhani #JagaJemari #BijakBermediaSosial #PenerimaanDiri #KetenanganBatin
