Seringkali, kita merasa Allah sedang tidak adil. Merasa rezeki berjalan terlalu lambat, hidup terasa melelahkan, dan masa depan tampak kabur tanpa kepastian.
Padahal, Allah Ta’ala selalu memperlakukan hamba-Nya sesuai dengan keyakinan hamba tersebut kepada-Nya.
Rezeki itu luas, seluas prasangka baikmu kepada Allah. Hidup itu indah, seindah bagaimana kamu memandang takdir yang Dia tuliskan. Dan masa depan? Ia akan cerah, secerah keyakinan di dalam dadamu.
“Allah itu sesuai prasangka hamba-Nya. Maka teruslah berprasangka baik kepada-Nya.” (HR. Bukhari No. 6970 dan Muslim No. 2675)
Hari terus bergeser, waktu berjalan tanpa permisi. Tak terasa, hitungan mundur menuju bulan suci sudah dimulai—menghitung hari menuju tamu agung yang selalu dirindukan.
Sebelum Ramadan datang menyapa, mari belajar meluruskan niat dan menata hati. Berhentilah mencemaskan hal-hal yang belum terjadi, dan mulailah memperbanyak istighfar serta husnuzhan kepada ketetapan-Nya.
Karena hidup jauh lebih lega saat kita berserah diri, yakin bahwa Allah sedang menyiapkan skenario terbaik di ujung sana.
#WahdahInspirasiZakat #MenujuRamadan #Husnuzhan #RefleksiDiri #Tawakal #KetenanganHati #CeritaKebaikan #SyiarIslam
