Seringkali kita merasa lelah mengetuk pintu-pintu dunia yang tak kunjung terbuka, hingga lupa bahwa ada satu pintu yang selalu lapang menyambut tanpa perlu syarat yang berat. Doa bukanlah sekadar susunan kata, melainkan sebuah pengakuan paling jujur tentang betapa kecilnya kita di hadapan Sang Maha Besar.
Ia adalah seutama-utama ibadah; sebuah perjumpaan antara kerinduan hamba yang papa dengan kemurahan Tuhan yang Maha Kaya. Saat bibir bergetar melangitkan pinta, sesungguhnya kita sedang mematahkan kesombongan diri dan menanam harapan di taman rahmat-Nya.
Janganlah menjadi hamba yang enggan meminta, karena dalam setiap “Aamiin” yang kita bisikkan, ada janji suci yang menyertainya: “Niscaya Aku akan mengabulkan.” Doa adalah senjata bagi jiwa yang rapuh dan pelita bagi hati yang sedang dalam kegelapan.
Maka, luangkanlah waktu untuk bercakap-cakap sunyi dengan-Nya di antara sujud dan kesunyian malam, sebab tidak ada tangan yang terangkat dengan tulus melainkan Allah akan mengisinya dengan kebaikan, baik dalam wujud yang kita inginkan maupun dalam bentuk yang jauh lebih baik untuk kita.
#wahdahinspirasizakat#KekuatanDoa#IbadahtulDoa#MuhasabahDiri#PintuLangit#HarapanHamba#JalanCahaya#TundukPadaNya
