Wiz.or.id, Gaza Utara — Di tengah puing-puing bangunan yang hancur dan kepulan asap konflik yang belum sepenuhnya reda, secercah harapan datang bagi ratusan keluarga di Jalur Gaza bagian utara. Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bekerja sama dengan Koalisi Indonesia Bela Palestina (KITA Palestina) berhasil menembus keterbatasan logistik demi menyalurkan bantuan paket makanan siap saji esensial bagi warga yang terisolasi.
Program bertajuk “Food Distribution Program” ini dijalankan secara taktis di lapangan oleh mitra lokal terpercaya mereka, Takween Association for Development and Advancement. Penyaluran komoditas pangan esensial ini menyasar langsung ke kamp-kamp pengungsian yang padat dan terisolasi, di mana akses terhadap makanan sehat dan gizi seimbang hampir sepenuhnya lumpuh akibat hancurnya infrastruktur lokal dan blokade yang berkepanjangan.
Pemimpin Umum Wahdah Islamiyah, KH Muhammad Zaitun Rasmin, menegaskan bahwa situasi kemanusiaan di wilayah tersebut menuntut aksi nyata yang konsisten dan berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat dunia, khususnya Indonesia.
“Kondisi di Gaza Utara saat ini sudah melampaui batas krisis kemanusiaan biasa. Kelaparan akut mengancam anak-anak dan wanita di pos-pos pengungsian karena hancurnya mata pencaharian dan tempat tinggal mereka,” ujar KH Muhammad Zaitun Rasmin saat memberikan keterangan pers terkait peluncuran program bantuan ini.
“Kehadiran program distribusi pangan dari masyarakat Indonesia melalui WIZ ini adalah bagian dari komitmen jihad kemanusiaan kita yang tidak akan pernah surut hingga Palestina meraih kemerdekaannya,” tambahnya dengan nada optimis.
Berdasarkan dokumen laporan resmi per tanggal 24 Juni 2026, fase awal dari program darurat ini telah berhasil menyalurkan ratusan paket makanan sehat bergizi tinggi yang mencakup pemenuhan nutrisi harian untuk sedikitnya 250 keluarga miskin, yatim, dan pengungsi korban perang di wilayah Gaza Utara.