Masih ada yang merasa cemas atau menganggap bulan Muharram membawa sial? Yuk, kita luruskan pandangan ini. Faktanya, Muharram adalah salah satu dari empat bulan suci (asyhurul hurum) yang kedudukannya sangat diagungkan oleh Allah Ta’ala
Rasulullah ﷺ bahkan memberikan peringatan keras terkait kebiasaan merasa sial (thiyarah):
“Beranggapan sial termasuk kesyirikan, beranggapan sial termasuk kesyirikan…” (Beliau mengucapkannya 3 kali). “Tidak ada di antara kita yang selamat dari beranggapan sial. Menghilangkan anggapan sial tersebut adalah dengan bertawakkal.” HR. Abu Daud no. 3912 (Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)
Yuk, Move On dari Mitos! Jangan biarkan khurafat atau mitos yang tidak berdasar menghalangi kita dari keberkahan bulan ini.
Mari jadikan Muharram sebagai momentum terbaik untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, memperbaiki kualitas ibadah, dan melipatgandakan amal salih.
