Wiz.or.id, Gaza– Di tengah bayang-bayang krisis pangan yang kian mencekik, kepulan asap dari dapur umum di sebuah kamp pengungsian di Gaza membawa sedikit napas lega. Hari itu, ratusan keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat perang akhirnya bisa mengecap hidangan hangat.
Program distribusi pangan bertajuk “Bantuan Makanan untuk Warga Gaza” ini merupakan buah kedermawanan masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ). Bekerja sama dengan KITA Palestina dan bermitra dengan relawan lokal dari Takween Association for Development, bantuan ini menyasar keluarga-keluarga yang paling terdampak.
Syahruddin, Direktur Program Wahdah Inspirasi Zakat, menegaskan bahwa bantuan ini adalah jembatan solidaritas yang melintasi batas negara.
“Program ini dapat terlaksana berkat kepercayaan penuh dari para donatur Wahdah Inspirasi Zakat dan KITA Palestina. Kami bermitra erat dengan relawan lokal di Gaza untuk memastikan amanah ini sampai ke tangan mereka yang benar-benar membutuhkan di titik-titik pengungsian paling padat,” ujar Syahruddin, Sabtu (28/2/2026).
Laporan lapangan menunjukkan bahwa bantuan kali ini menyasar sedikitnya 260 keluarga yang menjadi korban perang. Dalam foto-foto yang diterima, tampak para relawan lokal bekerja di dapur darurat, menyiapkan porsi makanan bergizi di tengah keterbatasan fasilitas.
Kebutuhan akan makanan sehat dan seimbang menjadi sangat mendesak karena kondisi pengungsian yang semakin sesak dan hilangnya sumber mata pencaharian warga. Program ini tidak hanya sekadar membagikan paket pangan, tetapi juga bertujuan mencegah krisis kelaparan yang lebih dalam di kalangan pengungsi.