Ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan, ada satu doa yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ untuk dibaca, terutama saat mengharapkan datangnya Lailatul Qadar. Doa ini merupakan pengakuan tulus seorang hamba yang mengharapkan ampunan dari Sang Pencipta yang Maha Pemaaf.
Berdasarkan riwayat dari Imam Ahmad dan dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani rahimahuLlah, berikut adalah lafaz doa tersebut:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Lafaz Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Zat Yang Maha Pemaaf, Engkau mencintai maaf, maka maafkanlah diriku.”.
Riwayat ini bersumber dari hadis yang menceritakan saat ibunda ‘Aisyah radhiyallahu anhu bertanya kepada Nabi mengenai apa yang harus diucapkan jika ia mengetahui malam itu adalah Lailatul Qadar, lalu beliau mengajarkan doa di atas.
