
Itulah kenyataan pahit saudara-saudara kita di Kampung Balus, Desa Rana Kulan, Kec. Elar, Manggarai Timur. Pasca gempa yang merobohkan rumah-rumah mereka hingga rusak berat, 59 jiwa—termasuk 21 anak-anak dan seorang bayi—kini terpaksa bertahan hidup di dalam 15 tenda darurat posko mandiri WIZ.
Di saat posko inti terjangkau bantuan, posko mandiri seperti di Kampung Balus ini harus setia menanti dalam kepasrahan: apakah hari ini bantuan akan datang?
Tim WIZ terus bergerak menyusuri jalanan, mendistribusikan logistik seadanya. Namun jujur saja, persediaan di lapangan sangat terbatas.
Data Terkini Pengungsi Posko WIZ (22 Agustus 2026):
Lokasi: Kampung Balus, Desa Rana Kulan, Kec. Elar, Kab. Manggarai Timur, NTT
Total Pengungsi: 15 KK (59 Jiwa)
Rincian: Dewasa (30), Remaja (7), Anak-anak (21), Balita (1)
Hunian: 15 Tenda Darurat
Kebutuhan Sangat Urgen:
Beras & Air Minum
Alas Tidur & Terpal
Lotion Anti-Nyamuk (Pencegahan DBD)
Susu Bayi (Usia 0–6 Bulan)
Gempa boleh saja menghancurkan dinding rumah mereka, tetapi jangan biarkan rasa kepedulian kita runtuh begitu saja. Uluran tangan kecil dari kita adalah piring nasi dan selimut hangat bagi mereka malam ini.
___________________________
Mari ulurkan tangan. Sekarang.
Donasi melalui:
🏦 BSI 723 003 4677
a.n. WIZ BERAU
📲 Konfirmasi donasi:
0853 4990 9119 — Admin WIZ Berau
#GempaNTT #NagekeoPeduli #WahdahPeduli #WahdahInspirasiZakat #PeduliBencana #BantuSaudaraKita #AksiNyata #UkhuwahIslamiyah #SedekahKemanusiaan #DukunganNTT

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.