Seberapa Dalam Luka Batin Mereka? Ketika Lensa Kamera Dikira Laras Senjata…

Seharusnya, di usianya yang masih sangat kecil, ia tersenyum atau berlari gembira saat ada yang mengarahkan kamera padanya. Namun, trauma perang yang teramat dalam telah merenggut kepolosan itu.

Ketika fotografer mengarahkan lensa, bocah mungil ini justru spontan mengangkat kedua tangannya. Ia mengira benda yang dipegang sang fotografer adalah senjata yang siap merenggut nyawanya.

Bayangkan, seketat apa ketakutan yang menghantuinya setiap detik? Di tengah puing-puing bangunan yang hancur dan dentuman konflik yang tak kunjung usai, anak-anak di Palestina tidak hanya kehilangan rumah dan keluarga, tetapi juga masa kecil mereka.

Luka fisik mungkin bisa dibebat, namun trauma jiwa butuh dekapan kepodulian kita bersama. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian di balik ketakutan yang mencekam.

Mari terus alirkan kehangatan dan harapan bagi saudara-saudara kita di Palestina.

Salurkan Donasi Terbaik Anda:

💳 📲 BSI 723 003 4677

a.n. WIZ BERAU

📞 Konfirmasi: 0853 4990 9119

Home
Donasi
Zakat
Rekening