Dalam Islam, kita perlu memahami dua konsep kepemilikan agar hidup lebih tenang dan nggak gampang stres:
- Hak Milik Mutlak (Milkiyyah ‘Ammah)
Secara hakikat, semua yang ada di langit dan di bumi adalah milik Allah Ta’ala (QS. Al-Baqarah: 284). Termasuk burger yang kita pegang, uang di dompet, hingga napas kita. Kita nggak punya apa-apa secara mutlak. Allah-lah sang Pemilik Alam Semesta.
- Hak Milik Perseorangan (Milkiyyah Khassah)
Islam juga mengakui hak milik pribadi sebagai titipan (amanah). Burger itu jadi “milik kita” secara syariat kalau didapatkan dengan cara yang halal. Namun, status kepemilikan ini hanyalah izin dari Allah bagi kita untuk memanfaatkannya di dunia.
Terus, apa hikmahnya buat kita?
- Nggak Perlu Pelit: Karena itu titipan, maka ada hak orang lain di sana (Zakat & Sedekah).
- Nggak Perlu Sombong: Harta dan jabatan cuma titipan sementara, bukan prestasi mutlak kita.
- Hati Lebih Tenang: Kalau “Burger”-mu diambil atau hilang, jangan larut dalam sedih. Ingat, Sang Pemilik hanya sedang mengambil kembali titipan-Nya.
Tugas kita bukan memiliki segalanya, tapi menjaga titipan itu dengan cara yang diredhai-Nya. 🤲
Yuk, tunaikan hak titipan Allah melalui Zakat, Infaq, dan Sedekah di Wahdah Inspirasi Zakat.
📌 Salurkan Donasi Terbaik Anda:
BSI (Bank Syariah Indonesia)
No. Rekening: 723 003 4677
a.n WIZ Berau
📞 Konfirmasi & Informasi:
0853 4990 9119
WIZ #WahdahInspirasiZakat #SemuaBurgerMilikAllah #Tauhid #SelfReminder #Zakat #Sedekah #FilosofiBurger #AldiTaher



Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.