Ada saat di mana dunia begitu sunyi, namun langit justru riuh rendah oleh percakapan para perindu. Itulah Subuh. Sebuah waktu yang Allah pilih untuk memisahkan antara jiwa yang lelap dalam angan, dengan raga yang bangkit menjemput keridhaan.
Betapa syahdu nikmat yang Allah titipkan pada sejuknya air wudhu di penghujung malam. Saat raga-raga terpilih melangkah perlahan menuju rumah-Nya, meninggalkan hangatnya peraduan demi sujud yang panjang. Di sanalah, dalam senyap yang khusyuk, segala beban diletakkan dan segala harap dipanjatkan.
“Dua rakaat fajar lebih baik daripada dunia dan segala isinya.” (HR. Muslim)
Maka beruntunglah mereka yang dibangunkan Allah untuk bersimpuh di hadapan-Nya. Sebab di waktu inilah pintu-pintu keberkahan diketuk, dan doa-doa melesat menembus Arsy tanpa penghalang. Jangan biarkan fajar ini berlalu tanpa jejak sujudmu, karena barangkali, di sanalah letak kunci segala urusanmu hari ini.
Mari kita jaga cahaya Subuh kita, agar ia menjadi pelita yang tak kunjung padam di sepanjang hari kita yang penuh hiruk pikuk.
#NikmatSubuh#PejuangSubuh#BerkahFajar#MuhasabahDiri#WahdahInspirasiZakat#WIZ#CahayaIman#SunnahDaily#ZakatInspirasi
